Ini Dampak positif dan negatif terpapar sinar matahari

Berjemur saat pagi hari di bawah sinar mentari amatlah penting. Terlebih disaat angka konfirmasi covid19 melonjak tinggi di Indonesia. Menteri kesehatan menyarankan untuk berjemur tiap pagi antara pukul 07.00 sampai 09.00 . Sebelumnya dianjurkan untuk berjemur mulai pukul 09.00, namun itu tidaklah benar. Masyarakat pun mematuhi anjuran tersebut, dikarenakan untuk mencegah terpapar dari virus covid19. Mereka berjemur minimal 30 menit tiap pagi sebagai bentuk pencegahan.

Selain bentuk pencegahan berjemur juga baik untuk orang yang sedang terpapar virus covid19. Adanya anggapan bahwa vitamin D dapat menyembuhkan orang yang terjangkit virus tersebut.

Sinar matahari mempunyai peranan penting dari zaman dahulu. Hanya saja banyak orang beranggapan kegiatan berjemur di bawah sinar matahari tidak penting. Dari zaman dahulu banyak orang yang menjemur bayi yang baru lahir agar mereka tidak terjangkit kuning.

Sebelum merebaknya virus Corona masyarakat menganggap bahwa berjemur itu hanya penting untuk bayi. Bukan untuk orang dewasa. Namun setelah banyak dokter paru – paru yang menganjurkan untuk berjemur. Masyarakat mulai menerapkan kegiatan ini setiap hari. Namun perlu diketahui selain mempunyai dampak positif sinar matahari juga mempunyai dampak negatif. Apa saja dampak positif dan negatifnya? Lalu apa solusinya?

Dampak Positif

  1. Meningkatkan imun

 

Ini karena sinar matahari pagi meningkatkan produksi leukosit. Leukosit bertugas untuk menghalau penyakit dalam tubuh. Sehingga sinar matahari dapat meningkatkan imun pada tubuh.

 

  1. Mencegah osteoporosis

 

Osteoporosis atau biasa di sebut dengan pengeroposan tulang. Sinar matahari merupakan sumber vitamin D yang paling baik daripada makanan penghasil vitamin D. Sehingga sinar matahari mampu meningkatkan kesehatan tulang.

 

  1. Melancarkan sirkulasi darah

 

Sinar matahari mampu melancarkan sirkulasi darah. Karena apabila sirkulasi darah terhambat dapat menyebabkan penyakit hipertensi hingga jantung

 

  1. Mencegah diabetes

 

Karena sinar matahari menghasilkan vitamin D. Vitamin D dapat mencegah berbagai macam penyakit salah satunya ialah diabetes

 

  1. Meminimalisir resiko kanker

 

Jika berjemur di waktu yang tepat sinar matahari dapat meminimalisir kanker seperti kanker prostat,ovarium dan sebagainya. Namun apabila berjemur diwaktu yang salah maka malah akan menyebabkan kanker kulit

 

Dampak Negatif

  1. Sun burn

 

Jika kamu terlalu lama dibawah sinar matahari,terlebih jika kamu tidak memakai tabir Surya dan berada di waktu yang lama di bawah sinar matahari. Kulit kamu bisa terbakar. Ini ditandai dengan kulit memerah seperti terbakar api

 

  1. Kanker kulit

 

Jika kamu berjemur diwaktu yang salah dan dalam jangka waktu yang lama. Sel selkulit yang terkena paparan sinar matahari  lama kelamaan akan rusak dan berubah menjadi sel –sel kanker

 

  1. Gangguan mata

 

Pancaran sinar ultraviolet langsung mengenai mata bisa meningkatkan resiko katarak sampai kebutaan

 

  1. Prematur aging

 

Pancaran sinar matahari langsung yang mengenai kulit wajah dapat mengakibatkan menumpuknya sel elastin. Jika sudah menumpuk banyak dapat menyebabkan wajah menua sebelum waktunya atau penuaan dini. Bisa juga ditandai dengan adanya kerutan dan flek Hitam di kulit wajah

 

Itulah tadi beberapa dampak positif dan negatif akan sinar matahari. Bila kamu harus bekerja outdoor kamu bisa menggunakan tabir Surya untuk melindungi kulit kamu dari sinar matahari langsung. Namun jika kamu terkena sinar matahari saat di dalam mobil kamu bisa memasang kaca film mobil untuk menghalangi sinar matahari langsung. Untuk kamu yang bermukim di Semarang kamu bisa datang langsung ke pasang kaca film mobil semarang yang menyediakan berbagai macam kaca film mobil.

 

Untuk kamu yang menginginkan kaca film mobil yang berkualitas tapi tidak merogoh terlalu banyak uang, datang langsung ke Kaca Film Murah Semarang. Dijamin puas!